Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Pengobatan penyakit SNOT

Untuk mengobatinya anda dapat menggunakan obat-obatan kimia sebagai berikut: sulfatiaasolsulfadimetoksinstreptomisinsulfametasinsulfamerasineritromisinvibravet (soluble powder) dengan takaran 4gram dicampur 1liter airminum. diberikan 4-5 hari berturut"CARA MENGOBATI SNOT (ramuan herbal) Untuk mengobatinya anda dapat menggunakan ramuan herbal sebagai berikut: Tepung beras padi 10gramKencur 100gram, ditumbuk hausJahe

Penyebab penyakit AI pada ayam

Penyakit Avian Influenza disebabkan oleh virus Influenza tipe A dari family Orthomyxoviridae. Virus AI dapat menimbulkan sindrom penyakit pernafasan pada unggas, mulai ringan (low pathogenic) sampai yang bersifat fatal (highly pathogenic). Pada kasus yang sangat ganas (akut) terjadi kematian mendadak dalam jumlah besar tanpa disertai gejala awal yang menciri. Tingkat penyebaran penyakit dan kematian mencapai 90% dan menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak serta dapat menular kepada manusia. Sifat Virus Dalam air, virus tahan hidup selama 4 hari pada suhu 220C dan 30 hari pada 00C.Virus mati dengan desinfektan : ammonium kuatener, formalin 2-5%, iodoform kompleks (iodine), senyawa fenol, natrium/kalium hipoklorit.Di kandang ayam, virus AI bertahan selama 2 minggu setelah depopulasi ayam.Virus di feces dalam keadaan basah bertahan selama 32 hari.

Penyakit Crd

Penyakit CRD ( Chronic Respiratory Disease) Penyakit CRD atau banyak dikenal dengan penyakit ngorok banyak dijumpai menyerang unggas termasuk ayam pelung, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum dan Mycoplasma synoviae. Penyakit ngorok atau CRD pada ayam ini merupakan suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan dimana sifatnya kronis. Disebut kronis karena penyakit ini berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu lama (menahun) dan ayamnya tidak sembuh-sembuh . Penyebab utamanya adalah keracunan Mycoplasma galisepticum, salah satu gejala khas CRD adalah ayam tersebut ngorok, sehingga peternak menyebutnya penyakit ngorok. Sebagai penyakit tunggal, CRD jarang sampai menimbulkan kematian namun menimbulkan angka kesakitan yang tinggi. Di lapangan kasus CRD murni jarang ditemukan, yang sering ditemukan adalah CRD komplek, yaitu penyakit CRD yang diikuti oleh infeksi penyakit lainnya, terutama sering diikuti oleh bakteri Escherich...